Tutup mata kita, tutup pikiran kita dri carut-marut ke-hidupan. Mari berpikir takjim sejenak, bayangkan saat ini ada satu malaikat bersyap indah datang kepada kita, lantas lembut berkata"aku memberikan kau kesempatan hebat. lima kesempatan untuk bertanya tentang rahasia ke-hidupan, dan aku akan menjawabnya langsung sekarang. lima pertanyaan. lima jawaban. apakah pertanyaan per-tamamu?"
SUNSET & ROSIL Sebenarnya, apakah itu perasaan? Keinginan? Rasa memiliki? Rasa sakit, gelisah, sesak, tidak bisa tidur, kerinduan, kebencian? Bukankah dengan berlalunya waktu semuanya seperti gelas kosong yang berdebu, begitu-begitu saja, tidak istimewa. Malah lucu serta gemas saat dikenang. Sebenarnya, apakah pengorbanan memiliki harga dan batasan? Atau priceless, tidak terbeli dengan uang,…
Menyerahkan diri kepada siapa? Menyerahkan pada polisi? Akulah Polisinya. Menyerah pada jaksa atau hakim? Akulah jaksa dan hakimnya. Kau menyuruhku menyerah pada siapa? Di negeri ini semua telah aku beli. Kutipan tersebut menjadi kalimat yang sangat menohok, sebuah kritikan tersirat yang disampaikan dalam novel ini untuk negeri yang sedang kita tinggali. Dengan uang semua bisa dibeli, bahkan…
Apalah arti memiliki? Ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami. Apalah arti kehilangan, Ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan, dan sebaliknya, kehilangan banyak pula saat menemukan? Apalah arti cinta, Ketika kami menangis terluka atas perasaan yang seharusnya indah? Bagaimana mungkin, kami terduduk patah hati atas sesuatu yang seharusnya suci dan tidak menuntut apa pun? Wa…
Dia bisa ke mana pun dia mau, tidak bisa dikurung. ia bisa pergi kapan pun ia ingin pergi, tidak ada pintu, dinding, yang bisa menahannya. jangan dibicarakan, jangan dibahas, jangan diganggu. Maka mereka tidak akan mengganggu kita. sesuk. kamu akan tahu, apa dan kenapa kamu akan tahu siapa dan mengapa semua kejadia semoga itu belum terlambat
sebuah kisah tentang menemukan tujuan,kemana hendak pergi,melalui kenangan demi kenangan masa lalu,pertarungan hidup-mati untuk memutuskan kemana langakah kaki akan dibawa. pergi
Apalah arti memiliki? Ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami. Apalah arti kehilangan, Ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan, dan sebaliknya, kehilangan banyak pula saat menemukan? Apalah arti cinta, Ketika kami menangis terluka atas perasaan yang seharusnya indah? Bagaimana mungkin, kami terduduk patah hati atas sesuatu yang seharusnya suci dan tidak menuntut apa pun? Wa…
Buku novel karya Tere Liye Ayahku Bukan Pembohong ini memiliki alur yang maju mundur dan menggunakan sudut pandang orang pertama yang menjelaskan tentang kehidupan keluarga yang hidup bersama orang tua dengan pemikiran zaman dulu. Dimulai dari kedua anak tokoh utama bernama Zas dan Qon yang senang mendengarkan kakeknya menecritakan kisah hebatnya di masa lampau . Tokoh utama yang bernama Dam…
Namaku Raib, usiaku 15 tahun, kelas X. Aku anak perempuan seperti kalian, adik-adik kalian, tetangga kalian. Aku punya dua kucing, namanya si Putih dan si Hitam. Mama dan papaku menyenangkan. Guru-guru di sekolahku seru. Teman-temanku baik dan kompak. Aku sama seperti remaja kebanyak, kecuali satu hal. Sesuatu yang kusimpan sendiri sejak kecil, sesuatu yang menakjubkan. Namaku Raib. Dan aku …
DI negeri di ujung tanduk kehidupan semakin rusak. Bukan karena orang jahat semakin banyak tapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi. DI negeri di ujung tanduk para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan. Bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan tapi mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian. Tapi setidaknya Kawan di negeri di…