Mimpi Kaliluna sebagai atlet panahan berakhir setelah jiwa dan raganya tergores di sebuah malam kelam. Ia percaya, satu-satunya tempat yang dapat menyembuhkan jiwanya yang pecah adalah tempat asing, seperti Salamanca, Spanyol Tetapi berada di kota dimana sungai Tormes mengalir dan chunce memanjakan lidah, tak kunjung membuat jiwa kali tenang. Ia harus berhadapan dengan Frida, ibu yang mening…