Catatan dari Bawah Tanah membisikkan suara manusia yang telah menarik diri dari lingkungan masyarakat setelah mengorbankan cinta dan bakatnya. Karya sastra yang menyoroti relung-relung kejiwaan secara falsafi ini menampilkan tokoh seorang pemuda yang peka, yang merasakan penolakan dari lingk ungan kehidupannya, padahal ia merasa lebih unggul dalam intelegensi. Karena kehilanagn daya untuk menciā¦