Dulu Lalan ditakuti karena sepak terjangnya di dunia preman, disegani karena tato yang tercetak di hampir sekujur tubuhnya. Namun, kini ia adalah sosok yang berbeda. ia berjuang untuk istri dan anak-anaknya. " ingin memberi rezeki yang halal", katanya. Dan, Lalan bangga menjalani dunia barunya sebagai peracik kopi, meski hijrah ini membuatnya miskin!. Tahun lalu, pada masa-masa awalnya berhijra…