Text
Ciung Wanara
Latar Belakang Cerita: Kerajaan Galuh di bawah pimpinan Prabu Barma Wijaya Kusumah yang memiliki dua permaisuri, yaitu Dewi Naganingrum dan Dewi Pangrenyep. [1] (https://www.scribd.com/document/375287285/Resensi-Buku-Ciung-Wanara)Konflik Utama: Dewi Pangrenyep iri dan memfitnah Dewi Naganingrum. Saat melahirkan, bayi Dewi Naganingrum ditukar dengan anak anjing dan dibuang ke sungai oleh patih atas suruhan licik, sementara bayi asli diselamatkan. [1] (https://journal.unpak.ac.id/index.php/salaka/article/download/1143/986), [2] (https://www.scribd.com/document/375287285/Resensi-Buku-Ciung-Wanara), [3] (https://www.slideshare.net/slideshow/legenda-ciung-wanara/49207742)Penyelesaian: Kelak, anak yang dibuang tumbuh menjadi pemuda tangguh bernama Ciung Wanara. Melalui sayembara sabung ayam dan pertarungan takhta, ia berhasil membongkar kejahatan Dewi Pangrenyep dan memulihkan nama baik ibunya.
Tidak tersedia versi lain