"Di mana Muhammad?" merupakan serial Tareh Rasulullah 3 yang disampaikan menggunakan bahasa Sunda. Buku ini berisi 8 BAB yaitu Jafar, Di mana Muhammad, Abu Dzar, Ammar Bin Yasir, Tufail, Ngintip, Boikot, dan Ruksak Ku Geget.
Buku berbahasa Sunda ini mengisahkan Lalakon Raden Suria Sungkawa dan Enden RAtna Wulan. Keduanya sempat berkaitan pikir dan cinta. Namun, Enden dinikahkan dengan yang lain. Hal ini membuat Raden Suria Sungkawa linglung dan terjerumus pada tahayul yang menjerumuskannya pada jurang kehinaan.
Kehidupan Scout dan Jem Finch berubah total saat ayah mereka menjadi pembela kulit hitam. Ketika Attius membela seseorang yang dianggap sampah masyarakat, kecaman pun datang dari seluruh penjuru kota. Di tengah terpaan masalah yang menimpa keluarganya, si kecil Scout belajar bahwa kehidupan tidak mlulu hitam dan putih. Dikisahkan dari sudut pandang gadis delapan tahun warga Maycomb, Alabama, …
Buku ini berisi tentang sisindiran di masyarakat sunda, wangenan jeung papasingan sisindiran, nyieun sisindiran, sawatara rarakitan, sawatara parakitan, sawatara wawangsalan, conto naska pintonan sisindiran.
Buku ini berisi tentang sisindiran di masyarakat sunda, batasan dan pembagian sisindiran, membuat sisindiran, membuat sisindiran, rarakitan, Paparikan, wawangsalan, contoh naskah pergelaran sisindiran.
Buku ini berisi tentang zelfbestuur, boedi oetomo, kebangsaan kita dan harga asing, hak berserikat dan berkoempoelan, apakah sosialisme itoe, pengajaran dan pendidikan kebangsaan, pergerakan indonesia, kongres pemoeda-pemoeda indonesia, perhimpoenan Indonesia.
Buku ini berisi bermacam-macam pidato/sambutan dalam berbagai acara atau pertemuan. Buku ini disusun dengan bahasa yang mudah dan sederhana dengan maksud agar dapat dipahami oleh setiap pembaca. Adapun mengenai thema dari pertemuan itu dapat para pembaca kembangkan sendiri sesuai dengan situasi dan kebutuhannya.
Empat kumpulan sajak ini adalah cari muatan, kota demi kota, surat wasiat penyair komeng komarudin dan di puncak gunung paling tinggi
Cerpen "Yang Menunggu Dengan Payung" mengisahkan perihal kesetiaan dan penantian. ketulusan seorang gadis mengidamkan kepulangan sang kekasih. sekalipun yang tersisa hanya puing puing kenangan yang tanpa suara terkubur bersamanya. zelfeni wimra menuliskannya dengan bahasa yang romantis, lugas, dan tidak biasa. Berlatar ranah minang yang indah, ia menceritakan bertapa manis dan bahagianya sebu…
Ia (aristoteles) kadang-kadang menulis sajak, untuk di persembahkan kepada kawan tercinta atau tujuan tujuan lain yang semacam, meskipun ia hanya memiliki sedikit rasa mengenai kemagisan kata-kata dan tak sedikit pun memiliki dimensi religius atapun metafisikal dalam puisi; ia merupakan seorang profesional yang sepenuhnya berpemikiran konservatif dan konvensional dengan kemampuan khusus dalam i…