Tapi khatib-khatib di masa ketika pihak pemberontak telah dikalahkan telah dijemput dari rumah istrinya, dinaikkan ke atas truk dan diturunkan disawah berawa-rawa untuk dibenamkan hidup-hidup. Khatib-khatib lain tidak lagi berani berkata apa-apa diatas mimbar, dan shalat jumat berlangsung begitu cepat, didahului oleh khotbah di bisu. Tentang pendudukan dari seorang perdana menteri tambun…
Bakda kehancuran di daerah Danau Ranau, seperti yang diturunkan Tuhan, Samin menyusuri rimba Belalau di LubukLinggau untuk bercinta dengan kecubung dan mati untuk ketiga kalinya. Samin adalah seorang veteran dalam riwayat lima istri. Sebuah kecelakaan di penghujung Sakban mendamparkan ia dan istrinya ketaman paling indah, sekaligus menjadi gerbang untuk memasuki kisah cinta terlarangnya de…
Pertemuan dan perkenalanku dengannya di halte, dua kali, membuat kebiasaanku berubah. Ada yang misterius padanya. Aku menyebutnya lelaki hujan. Namanya Andi Rajokamal. Sejak kecil, ia hidup bagai di istana sehingga tidak mengenal dunia luar. Kehidupan dewasanya pun dilaluinya hanya dengan berkerja dan berkerja. 'Workholic' sejati. 'Time is money' baginya. Hodupnya penuh dengan intrik bisni…
Terima kasih pernah ada, kemudian tiada. Terima kasih sudah berusaha menjaga, meski pada akhirnya kita tak bisa bersama. Terima kasih sudah datang dengan seribu kalimat basa-basi, lalu pergi tanpa permisi
Atas nama rindu kuucapkan segala doa baik yang sebagian besar untukmu dan sisanya untuk kekuatanku
Aku ini Binatang Jalang adalah kumpulan puisi terlengkap karya penyair terbesar Indonesia Chairil Anwar. Sajak-sajaknya abadi dan terus dibacakan sepanjang masa. Selain keseluruhan sajak asli, dalam koleksi ini dimuat surat-surat Chairil kepada karibnya, H.B. Jassin. Sajak-sajaknya menyediakan dasar bagi penulisan puisi sampai hari ini, demikian tulis Nirwan Dewanto dalam kata pembuka buku ini…
Malik : "Kamu betah di kampus ini?" Elsa : "Belum tau. Kan, baru sehari." Malik : "Menurut ku sih, bakal betah." Elsa : "Sok tahu kamu" Malik : "Iya, pasti betah" Elsa : "Kenapa emang?" Malik : "Karena ada aku" Elsa : "...."
Cerpen yang dipilih di sini hampir semua melukiskan kondisi fisik dan psikis dari kalangan bawah atau marginal yang serba kalang kabut. Termasuk sikap maupun jalan nalar para pelakunya. Kesemrawutan hidup yang harus dikayuh dengan dayung-dayung yang rusak dan rapuh, tragedi situasional yang hampir tidak memungkinkan jalan keluar. Kondisi manusia-manusia Indonesia yang harus menghadapi ketidakad…
Puisi-puisi dalam buku ini berutang kepada sebuah perjalanan sentimental dari Mojokerto menuju Bandung pada awal Oktober 2015 Puisi-puisi dalam buku ini berutang kepada sebuah unggahan foto di facebook tanggal 5 mei 2016. Foto tersebut menampilkan diri saya yang tengah berdiri mengenakan kaus berwarna ungu bergambar figur yang diandaikan sebgai Gajah Mada. Puisi-puisi dalam buku ini berutang …