-
Muka Marketplace Boy adalah kumpulan cerita Aca, Seorang mahasiswa dengan muka pasaran, Atau dalam bahasa bule : muka market-place. semua cerita didalam buku ini menceritakan kesialan Aca dalam menjalani hidup, termasuk disangka tukang oejk karena mukanya mirip, ehm, tukang ojek sampai diuber-uber anjing mutan
Lur! Ieu si MAmang tea, nu ngajieun akun @KumahaAingWeh..., apal teu? Ey, naha teu apal? Sugan teh mamang tos abus ka dunia selebritas. :( Keun ah, bae. Pokokna Mamang mah bade ngiringan nyarita. Hayu urang ngariung raramean, tibatan momotoran teu puguh. Plis, euy ..., geus teu usum geng motor, mah. Ieu carita kabeh datangna ti Tanah Sunda, jadi nyaritana make basa Sunda atuh. Aya si Encay je…
-
-
Ketika cinta menghampiri, ke mana kata - kata itu pergi? Sering kali kata lari ke tempat - tempat tersembunyi yang tak ada kau di dalamnya. Ia lebih suka menyendiri berasa ketakutannya lalu bunuh diri tanpa sempat pesan itu tersampaikan. Mungkinkah sejatinya cinta hanya untuk sia - sia? Pantaskah mengaku cinta, sedang mengutarakan menjadi kekuatan yang diam? Sunyi, sepi dengan rayu yang la…
Aku tidak akan berhenti berkarya atau memberi mengulik dan mencintai walau tidak memiliki Aku tidak akan berhenti mungkin berlanjut setelah mati tapi olehnya dibuat tidak sediri karenanya aku berhenti mencari
Cerita-Retorika dimainkan kebijakan diputuskan perdebatan digulirkan ramai benar rumah negara kita seolah benar negeri ini ditata tapi di ujung telepon atau sudut ruang pemerintahan tekanan tawar-menawar dan ancaman mendahului semua cerita melampaui segala prakira
Apakah kamu terlalu takut untuk mengejar impianmu? Atau, apakah kamu teralu gampang menyerah? Pernahkan kamu menyadari bahamu mimpimu itu sebenarnya gampang diwujudkan? Jika kamu terlalu gampang putus asa, bacalah kisah-kisah didalam buku ini * Kisah sedih di balik terciptanya bouband One Direction yang menghantarkan Harry Styles, Zayn Malik, Louis Tomlison, dan Liam Payne menuju tangga su…
Nebengers adalah sebuah komunitas yang terbentuk sejak 7 Desember 2011. Dengan visi mengurangi kemacetan ibu kota dan daerah sekitarnya. Tebeng-menebeng bukan hanya untuk mengurangi kemacetan, tapi lebih dari itu. Untuk berbagi, saling percaya, dan tolong-menolong. Dengan adanya komunitas ini, setiap orang punya kesempatan untuk memberikan kursi kosongnya keroang lain.